Sepertinya perjalanan iseng dugem berlanjut nih, setelah iseng dugem beberapa bulan lalu yg akhirnya embat ABG juga yang aku tulis juga sebelumnya ISENG DUGEM EMBAT ABG BISPAK, sabtu kemarin aku jalan dugem lagi.rnrnSama seperti kasus yang dulu, aku dugem karena iseng dan kepala lagi puyeng, sabtu kemarin aku putuskan jalan dugem sendiri.

Dugem kali ini aku coba hilangkan stress di HRC, masih di daerah pantai Kuta.rnrnLive music di cafe ini memang bisa membangkitkan semangat dengan lagu – lagu yang cukup enerjik.

Pemain musiknya pun cukup interaktif dengan para penonton, belum lagi goyangan erotis sang vocalis cewek centik yang menggoda.rnrnHingga tak sampai hitungan puluhan menit sejak dia memulai aksi panggungnya, dance floor sudah dipenuhi dengan para pengunjung yang ingin menghangatkan tubuh dengn mengikuti alunan lagu seadanya.rnrnBerhubung aku lagi malas – malas nya turun ke dance floor, aku hanya mengamati mereka sambil mencoba mengabadikan orang – orang yang menikmati music di dance floor dengan mengambil posisi paling depan.

Antar tempat duduk aku dan dance floor hanya dibatasi pagar kecil.rnrnTiba – tiba ada tangan mungil yang secara tidak sengaja menyenggol gelas minuman aku hingga tumpah membasahi jeans ku, tangan yang ternyata milik seorang ABG yang cukup manis. Aksi itu juga membuat rok dia basah juga. Untungnya camera digital kesayanganku tidak terkena tumpahan minuman itu.

Dengan gugup sang ABG meminta maaf, awalnya aku mau marah juga dengan ulah ABG itu, berhubung hanya celana panjang saja yang basah, aku urungkan niatku membentak ABG itu, apalagi ABG ini cukup manis dan sexy.rnrnYang lebih menarik adalah teman dia yang lebih manis dan mirip cewek ku yang dulu. Kucuba membuka pembicaraan dengan kedua ABG ini, mereka ternyata cukup ramah dan manja. Apalagi saat kutawarkan membeli minuman.

Akhirnya kedua ABG ini aku belikan minuman, modal dulu sedikit demi pendekatan dengan ABG ini.rnrnSetelah sekian lama bincang – bincang, akhirnya aku buka identitas ku sebagai seorang fotografer, mereka tampaknya senang berkenalan dengan aku yg sehari – hari kerjanya motret model. Ternyata salah satu dari mereka itu bekas model saat mereka masih duduk di SMP. Klop lah sudah, fotografer ketemu model.rnrnAkhirnya bincang – bincang pun diselingi jeprat – jepret.

Dan tidak cuma itu, jeprat – jepret berlanjut mencari tempat yang viewnya bagus. Pilihan awal adalah pinggir pantai Kuta.rnrnTak terasa jam menunjukan angka 4 dipagi hari, mata pun sudah mulai ngantuk. Aku berencana mau pulang, tapi sepertinya mereka kebingungan.

Bingung kalo pulang ke rumah jam segitu karena pasti ortu mereka sudah pada senam pagi di halaman depan rumah.rnrnMenurut mereka, lebih baik pulang siang sekalian daripada ketahuan habis dugem, karena alasan meraka pergi adalah menginap di rumah teman.rnrnAku menangkap ini sebagai sebuah tawaran ekskuSEX, akhirnya dua ABG sexy ini menginap di kost-an aku. Jangan tanya apa yang kami lakukan setelahnya, yang jelas dua – dua nya akhirnya tertidur pulas kelelahan hingga jam dua siang.