Payudara montok ini milik seorang gadis jepang yang sudah lama bermukim di Bali untuk memperdalam ilmu seni tari nya. Penampilannya yang kalem, lemah gemulai ternyata sangat berbeda saat diatas ranjang, liar, penuh teriakan histeris dan tidak cukup sekali, minta dilayani berulang – ulang hingga subur menjelang.

Pendekatan ke cewek ini butuh kesabaran karena dia tidak ingin image dia sebagai gadis yang polos tercoreng aksi liar diatas ranjang.

Goyangan seorang yang mahir menari Bali mungkin tidak seheboh goyangan hot inul atau goyangan gergaji Dewi Persik, tapi sensasi seksualitas menggebu – gebu mendengar teriakan histerisnya.

nara sumber : gigolo