12.00
In Cerita Hot XXX | Tags: bule, free sex, hotel, ml, senggama, sex, tetangga kamar
[fridabali.com] – Pabrik tempat saya
bekerja berada di Jepara dan Yogyakarta, suatu hari setelah pergi ke Jepara, saya terus ke
Yogyakarta, disini saya menginap disalah satu Penginapan dimana sering disebut
Guest House, Sesampai saya dipenginapan itu, saya mendaftar untuk menginap dan mendapat kamar
nomor 7, sementara teapt didepan kamar saya ( di kamar nomor 2)
ditempati oleh sepasang manusia, belakangan saya kenal namanya Bram dan Maya.
Bram berasal dari negeri kancir angin sedangkan Maya dari Sukabumi. Kami
sepertinya cepat akrap dengan mereka, itu terbukti sore hari (malam pertama saya
nginap) si bram dan si maya sudah bisa ngobrol akrab dengan saya di kamar saya. Malam itu mereka kembali kekamar mereka jam 10 malam. Besoknya, sekembali saya dari pabrik, saya kembali kepenginapan dan sampai dipenginapan jam 1830. Sesampai saya dipenginapan ketemu dengan Maya.
saya tanya, Bram mana, dijawab Maya lagi ngirim Fax dan nelepon di wartel., lalu
kami ngobrol berdua dikamar saya, Maya kelihatan sudah mandi dia pakai blus
kaos tidak pakai BH, setelah duduk sebentar, saya pamit untuk mandi., selesai
mandi saya duduk kembali dengan maya., setelah ngomong kesana kemari baru saya
ketahui bahwa Bram punya istri di Belanda sana bahkan sudah punya anak yang
kuliah, sedangkan simaya sendiri adalah teman dekat dari Bram kalau dia datang
ke Indonesia.
Setelah cukup lama juga kami ngobrol datang si Bram ( sekitar jam
20.30 ) si Bram datang membawa makanan., dilihatnya simaya ada dikamar saya,
maka dia belok kekamar saya ( bram membawa sekotak makanan dan sebotol
minuman/minumanya saya tidak tau namanya/botolnya gepeng), makanan itu kami
makan bertiga, sedangkan yang minuman botol diminum sendiri oleh bram dengan
cara menegak lansung dari botol tsb., sedangkan saya dan maya minum air yang
disediakan oleh tempat nginap., setelah cukup lama kami ngobrol sana sini,
Bram mulai ngaco ngomongnya., dia mulai meremas-remas bahunya simaya., saya
merasa risih lalu saya berdiri dan sukak buang muka, eh Bram bilang “Dia mau
kemana, jangan pergi donk”, lalu maya juga bilang “Mbok ya jangan gitu, santai aja”
sembari melihat ke Bram, lalu saya jawab, nggak, saya nggak pergi kok, saya
cuman nutup pintu, biar nggak masuk nyamuk “gitu alasan saya” lalu saya tutup
rapat pintu dan kembali duduk didepan mereka, sementara mereka kelihatan semakin
seru, kelihatannya si Bram setengah mabuk dan si mayapun tidak menolak kelakuan
si Bram malah ngasih respon yang hangat., wah ini betul-2 tontonan yang sangat
mengasikkan., kalau dulu saya melihat beginian paling2 dalam filim atau ngintip,
tapi sekarang terang-terangan., saya mulai gelisah tapi ada senangnnya juga.,
sembari saya ngemil makanan yang dibawa bram, saya terus memperhatikan perbuatan
mereka. Sibram semakin gila saja, setelah puas meremas-remas bahu dan tangan si
Maya sekarang berpindah ke susunya si maya dan simaya disuruh duduk
dipelukannya., dengan tidak malu-malu simaya ngikutin saja bahkan membalas
dengan menciumin sibram., si bram kelihatan makin seru saja menaikan roknya si
maya dan melorotkan celana dalamnya simaya. (sepertinya mereka tidak terganggu
dengan saya) tadinya bram meremas-remas susu si maya sekarang jadi
mengusap-ngusap memeknya simaya ( wah saya semakin seru saja melihatnya )., saya
lihat simaya tidak kalah serunya melayani si bram., dia bukak kancing baju bram
dan kelihatan bulu dadanya yang lebat., dan simaya terus melorot kelantai dan
berlutut didepan sibram, lalu dibukak nya ikat pinggang sibram dan reslitingnya
diturunnin, maka terjulur lah itu batangan kontol sibram yang mulai mengeras (
besarnya normal saja ), kelihatan simaya mencoba menurun kan celana sibran
sampai kepaha sehingga simaya leluasa mengulun kontolnya bram., tidak lama dia
mengulunnya lalu maya duduk ngangkan diatas pahanya siBram lalu berusaha
memasukan kontol sibram di memeknya., kelihatan kontolnya sibram yang tidak
begitu keras dimasukkan kememek simaya., simaya mengambil inisiatip
menggoyangnya, cukup lama juga simaya menggoyang (mungkin ada 15 menit) lalu
simaya kelihatan mengera-ngerang sembari goyangannya dipercepat setelah berucah
auuuuuuuuuuu., simaya turun (kontolnya dilepaskannya dari memeknya) dan
diteruskan mengulum kontol si bram, kelihatan kontolnya tidak begitu keras,
sementara dimemeknya si maya kelihatan busa/cairan memutih, beberapa menit
simaya mengulun-ngulun kontol si bram, lalu sibram panggil saya “Ida, sini dong
sayang” dan sekita itu juga simaya melihat kesaya dan memanggil saya ” ayo mbak
ikut ” lalu saya berdiri dan mendekat kemereka., eh simaya meraba paha saya lalu
terus keatas (didalam rok) dan sampai dikaret celana ditariknya celana saya
kebawah, dalam keadaan masih bingung saya disuruh/didorong untuk duduk ngangkang
dipaha sibram., tapi saya duduk berbalik (tidak menghadap kebram), terus si maya
memasukan kontolnya sibram kememek saya, setelah masuk saya lakukan seperti apa
yang dilakukan maya tadi ( naik turun ), sibrampun berusaha meremas-remas susu
saya sedangkan si maya terus menjilatin buah pelernya sibram dan sekalikali
terasa sentuhannya ke memek saya., sudah sekitar lima menit saya melakukan
kocokan (terasa paha sudah mulai pegal), lalu si bram memegang erat pinggang
saya dan mendorong naik turun yang lebih cepat, tidak lama sesudah itu dia
meng-aduh panjang ( aduuuuuuuuuuuuuuuuuh ) lalu menahan pinggulsaya tetap berada
diposisi nempel dibawah, sedangkan saya mulai merasakan nikmat, dengan sebisa
saya, saya coba memutar-mutarkan pinggul saya agar kontol sibram tetap bisa
menggesek memek saya, makin lama makin saya percepat, melihat saya demikian,
simaya berpindah sekarang jadi menjilatin memek saya sampai saya merasakan suatu
kenikmatan yang sangat luar biasa dan saya lalu terebah kebelakang ( kebadannya
si bram ), sementara itu si maya berusaha mengeluarkan kontol sibram dari memek
saya dengan tangan dan terus mengulumin kontolnya sibram hingga bersih, saya
lihatin sudah bersih dan loyo itu kontolnya sibram lalu dia berpindah menjilatin
memek saya, sementara sibram tetap meremas-remas susu saya sedang si maya terus
menjilatin memek saya, dijilatin dari arah bawah (lobang anus) sampai ke klentit
saya, kalau lidah nya menyentuk klentit saya, terasa ngilu-ngilu enak.










Comments are closed.